Logo BeritaKini
Breakingnews
Operasional Terancam, BNN Ajukan Tambahan Anggaran Rp5,05 Triliun
NASIONAL

Operasional Terancam, BNN Ajukan Tambahan Anggaran Rp5,05 Triliun

person

Wartawan

B. Muslim

Editor

Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:23 WIB

Jakarta (JagoanBerita).-Badan Narkotika Nasional (BNN) mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp5,05 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Jika disetujui, total anggaran lembaga tersebut akan mencapai Rp6,49 triliun.


Kepala BNN, Suyudi Ario Seto, menyampaikan usulan itu dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR. Menurutnya, pagu indikatif BNN tahun 2027 yang ditetapkan sebesar Rp1,44 triliun mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya dan dinilai belum mampu mendukung seluruh program prioritas yang telah direncanakan.


Dari total tambahan anggaran yang diusulkan, sekitar Rp3,54 triliun direncanakan berasal dari pinjaman luar negeri, sedangkan Rp1,51 triliun dari sumber rupiah murni.


Suyudi menjelaskan, tambahan dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat berbagai program pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, serta pemberantasan narkotika. Alokasi terbesar ditujukan untuk bidang pemberantasan dengan kebutuhan mencapai Rp579,27 miliar.


Ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran berpotensi mengganggu bahkan melumpuhkan operasional penindakan narkotika yang dilakukan BNN.


Selain itu, anggaran juga akan digunakan untuk program pemberdayaan masyarakat di wilayah rawan peredaran dan budidaya tanaman terlarang. Salah satu contohnya adalah program pendampingan masyarakat di Aceh agar beralih dari budidaya ganja ke komoditas yang lebih produktif dan legal, seperti kopi.


Menurut Suyudi, langkah tersebut bertujuan menciptakan sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap tanaman ilegal. ***

local_offer

Topik Terkait:

forum Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini.